Strategi Penyelesaian Konflik Pluralitas Etnik Di Indonesia

Pluralisme sendiri adalah sebuah dari kerangka dimana ada nya sebuah interaksi yang berada di beberapa kelompok-kelompok yang saling menunjukan sebuah rasa saling hormat dan juga toleransi antara satu dengan yang lainnya. Pluralisme sendiri adalah salah satu ciri khas dari sebuah masyarakat modern yang ada juga kelompok sosial yang penting. Dan juga merupakan salah satu pengemudi utama dalam kemajuan dan juga ilmu pengetahuan, masyarakat, ekonomi, pengetahuan dan juga perkembangan. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang masuk kedalam negara multikulturalis terbesar di dunia. Berbagai Pluralisme yang ada di indonesia sendiri adalah terdiri dari keberagaman kelas, sosial, etnik gender dan juga ras, bahasa dan juga usia semua hal yang menyangkut perbedaan dan juga keberagamaan.

Strategi Penyelesaian Konflik Pluralitas Etnik

Dalam artikel ini akan dibahas beebrpa Pluralisme dan juga masalah sosial yang biasanya timbul di masyarakat dan menghilangkan nilai-nilai Pluralisme.

Pluralisme Sosial

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya Pluralisme sendiri adalah sebuah kerangka dimana ada sebuah interaksi yang menyangkut beberapa kelompok-kelompok yang menunjukan sebuah rasa saling menghormati satu sama lain dan akan membuahkan sebuah hasil dari tanpa konflik asimilasi. Sebaliknya, dalam masyarakat sendiri pluralistis, adalah kekuasaan dan penentuan terhadap keputusan dan juga kepemilikan dari sebuah kekuasaan lebih tersebar.

Dipercayai juga bahwa hal tersebut juga dapat menghasilkan sebuah partisipasi yang lebih tersebar dan juga lebih luas untuk menghasilkan sebuah partisipasi yang lebih luas dan juga komitmen dari sebuah anggota pada masyarakat, dan oleh karena itu hasil yang akan didapatkan lebih baik. Contoh nya adalah seperti kelompok-kelompok dan di mana pluralisme sendiri penting seperti perusahaan, badan-badan politik yang ada dan ekonomi, sebuah perhimpunan ilmiah.

Keragaman Etnik dan Ras

Tidak dapat kita dipungkiri lagi, hampir pada semua wilayah yang termasuk ke[pada wilayah dan juga kota yang ada di indonesia adalah sebuah wilayah yang multikultur. Para transmigran yang memotivasi dirinya untuk dapat bekerja di tana yang lebih baik di luar jawa ataupun Bali. Namun, kelompok etnis yang biasanya terdiri dari beberapa kelompok dari etnis tertentu yang mempunyai latar belakang yang berbeda-beda. Para pendatang tersebut biasanya bermigrasi mau tidak mau biasanya mereka harus melakukan kontak budaya dengan masyarakat setempat yang kulturnya lebih dominan.

Kelompok etnis yang menjadi biasanya lebih dominan di dalam suatu wilayah teritorial yang beberapa pada provinsi sbobet88 yang juga termasuk ke ke dalam sebuah kategori diantaranya adalah sebuah provinsi jawa tengah, DIY, Jawa timur, Jawa barat, Bali, Kalimantan Selatan, Bangka Belitung, Aceh Darussalam, dan juga Nusa Tenggara Barat.
Kelompok etnis tertentu yang menjadi dominan di luar wilayah teritorialnya. Untuk kategori hanya terjadi di provinsi Lampung saja dimana orang jawa menjadi salah satu mayoritas sebanyak 61,89% diikuti selanjutnya dengan orang asli Lampung justru menjadi salah satu minoritas. Beberapa jenis etnis yang memiliki jumlah berimbang dapat juga dikategorikan menjadi sebuah etnis dengan jumlah asli yang umumnya lebih besar. Kategori ini umumnya berasal dari etnis diaspora seperti halnya Bugis, Batak, Minahasa, dan Buton di wilayah asalnya. Selain itu juga etnis yang terdapat di Banten juga paling banyak jumlahnya meskipun tidak terlalu dominan. Beberapa propinsi lainnya yang juga termasuk ke dalam kategori ini antara lain adalah Banten, Sumatra Utara, Sulawesi Utara, Sumatra Selatan, Jambi, Riau dan Sulawesi Tenggara.

Penyebab Timbulnya Keragaman Ras dan Etnik

Faktor yang juga membuat beberapa perbedaan-perbedaan tersebut terutama juga berasal dari beberapa ilmu-ilmu dan juga perilaku manusia sendiri seperti halnya sosiologi, antropologi dan juga psikologi. Ilmu-ilmu sosial tersebut juga mempelajari dan juga menjelaskan tentang bagaimana orang-orang dapat berperilaku, dan mengapa mereka berperilaku secara demkan dan juga bagaiaman prilakuk merek dengang lingkungannya. Penyebab tersebut pada umumnya telah menimbulkan banyak konflik yang terjadi di dalam masyarakat.
Akhir-akhir ini di indonesia sendiri juga sering muncul beberapa konflik antara rasa dan juga etnis yang diikuti juga dengan beberapa pelecehan seksual, kekerasan, pengrusakan, pembakaran dan juga pembunuhan. Konfglik tersebut muncul dikarenakan adanya sebuah ketidak seimbangan yang terjadi pada sebuah hubungan yang ada di masyarakat. Baik dalam sebuah hubungan sosial, ekonomi maupun dalam hal kekuasaan. Konflik di atas tidak hanya dapat merugikan kelompok-kelompok masyarakat yang terlibat dalam konflik tersebut tetapi juga hal tersebut umumnya dapat merugikan masyarakat secara keseluruhan. Kondisi tersebut juga dapat menghambat sebuah pembangunan nasional yang sedang berlangsung. Beberapa konflik yang umumnya terjadi di indonesia diantaranya :

  • Rasisme : Adalah sebuah sistem dan juga kepercayaan atau juga sebuah doktrin yang umumnya sudah ditanamkan yang menyatakan bahwa sebuah perbedaan biologis yang melekat pada sebuah ras manusia menentukan terhadap pencapaian. Dimana bahwa suatu ras tertentu akan merasa lebih superior dan juga mempunyai sebuah hak untuk mengatur yang lainnya.
  • Separatisme : Hal yang pada umumnya dapat digunakan untuk dapat merujuk kepada sebuah kelompok-kelompok yang biasanya mencoba memisahkan diri dari sebuah kebudayaan atau ras yang meski beberapa tidak selalu menginginkan sebuah dari otonomi politik, seperti halnya hal-hal kelompok yang berbasis ras yang juga biasanya ingin mengisolasikan diri pada sebuah kelompok lainnya ataupun juga kelompok luar. Pada Undang-Undang Dasar yang berada di Negara Republik Indonesia di tahun 1945 sebagai salah satu hukum yang mendasar yang menjunjung tinggi sebuah harkat dan juga martabat seorang manusia yang tercermin di dalam sebuah sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan juga beradab.

Asas tersebut merupakan salah satu dari sebuah amanat dari sebuah konstitusional bahwa bangsa Indonesia sendiri bertekad untuk menghapuskan segala bentuk dari diskriminasi dan ras dan juga etnis. Diskriminasi dari ras dan etnis, masih belum memadai untuk dapat mengatasi, mencegah, dan menghilangkan beberapa diskriminasi terhadap beber[a ras dan juga etnis dalam sebuah undang-undang. Berdasarkan sebuah pandangan dan juga sebuah pertimbangan di dalam Undang-Undang diatur juga mengenai sebuah ass tujuan penghapusan dan juga diskriminasi antar ras dan juga etnis yang ada. Manusia dan juga kebebasan dasarnya dalam suatu kesetaraan dalam bidang sipil seperti halnya budaya, politik dan juga sosial. Atau juga dengan cara menunjukan kebencian ataupun juga sebuah rasa benci dan juga tidak suka kepada seseorangan atau kelompok dengan perbedaan ras dan juga etnis dengan melakukan beberapa tindakan-tindakan.

Itulah beberapa cara yang mungkin sebenarnya bisa diterapkan, mengingat konflik antar etnis dan juga suku menjadi suatu hal yang perlu dibenahi di indonesia. Banyaknya pihak-pihak yang menganggap bahwa hal tersebut adalah salah satu hal yang seharusnya dapat diselesaikan di indonesia. Semoga dengan ini semua kita dapat belajar untuk saling menghormati dan juga saling menghargai terhadap berbagai perbedaan yang ada di masyarakat, agar terciptanya suatu hubungan yang sesuai dengan Undang-undang dasar. Semoga artikel ini berguna untuk pembaca sekalian. Terimakasih.

Pluralitas Macam Suku di Indonesia

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang merupakan kepulauan yang juga mempunyai keragaman macam budaya, suku, ras, bangsa, etnis, agama dan juga bahasa dari macam daerah asal. Indonesia sendiri memiliki sekitar 300 kelompok etnik atau pun juga suku bangsa lebih tepatnya adalah menurut yang diadakan oleh sensus BPS pada tahun 2010 sendiri di ketahui ada 1.340 suku bangsa yang terdapat di Tanah Air. Dari sekian banyak suku dan juga etnis tersebut bangsa di Indonesia sendiri tentunya bersifat dominan yang dimana karena memiliki jumlah yang relatif besar seperti halnya suku di pulau Jawa.

Pluralitas Berbagai Suku di Indonesia

Setiap suku dan juga bangsa juga pastinya akan memiliki ciri khas dan juga berbagai macam keunikan dari masing-masing yang berbeda satu dengan yang lainnya, meskipun mereka unik dan juga berbeda-beda aneka ragam suku tapi mereka semua tetap Indonesia. Hal ini juga sesuai dengan semboyan negara kita yaitu Bhineka Tunggal Ika yang berarti adalah walaupun berbeda-beda tetap satu. Maka sebagai salah satu wujud dari Pluralitas kita harus mengenal lebih jauh suku dan juga etnis apa saja yang terdapat di indonesia, dimana hal tersebut akan bertujuan untuk dapat memberikan pemahaman tentang keunikan dan juga keragaman suku yang berbeda-beda. Ada beberapa suku yang akan dibahas dengan asal dan juga keunikannya yang akan dibahas di bawah ini.

Macam Suku di Pulau Jawa

1. Suku Jawa

Macam suku yang berada di Indonesia yang pertama dan yang besar adalah suku Jawa. Suku Jawa sendiri adalah salah satu suku terbesar yang berada di Indonesia yang mana suku ini terdiri dari kawasan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan juga dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Orang dari suku Jawa ini pada umumnya begitu terkenal dengan ciri aksen medoknya yang saat berbicara dan hal ini tentunya akan sulit untuk dapat dihilangkan karena hal tersebut merupakan salah satu bawaan genetik. Selain itu suku jawa sendiri juga terkenal dengan sikap ramah dan juga lembut pada saat berbicara.

2. Suku Sunda

Suku Sunda adalah salah salah satu suku yang berasal dan berada di Provinsi Jawa Barat. Selain itu juga suku Sunda juga dikenal sebagai salah satu dari suku terbesar kedua yang berada di Indonesia setelah adanya suku Jawa. Suku Sunda sendiri juga dikenal dengan beberapa alat musik yang dimilikinya yang biasanya dikenal dengan sebutan angklung. Suku sunda sendiri biasanya terdiri dari beberapa daerah yang berada di jawa barat dan juga mempunyai aksen khas sundanya. Suku sunda sendiri pada umumnya juga menyebar ke wilayah-wilayah yang ada di indonesia.

3. Suku Betawi

Suku selanjutnya adalah salah satu suku asli indonesia juga yaitu suku Betawi. Betawi sendiri adalah salah satu suku yang umumnya berasal dari kawasan DKI Jakarta, selain itu juga dari suku sunda dan juga jawa. Suku Betawi sendiri dikenal dengan icon ondel-ondelnya yang sangat populer. Suku betawi ini juga menjadi salah satu suku khas yang populasinya paling banyak di ibu kota. Betawi sendiri mempunyai banyak sekali kesenian.

4. Suku Madura

Suku selanjutnya yang ada di indonesia adalah suku Madura dikenal sebagai salah satu suku indonesia yang umumnya menghuni darah di kawasan Jawa Timur. Namun selain suku madura ada pulau lainya yang seperti suku Osing dan juga suku Tengger. Untuk suku madura sendiri dikenal juga sebagai salah satu etnis yang juga mempunyai populasi cukup besar yang ada di indonesia. Terlebih lagi suku ini sendiri gemar merantau, yang dimana membuat suku ini ada di setiap wilayah indonesia.

Macam Suku di Pulau Kalimantan

5. Suku Banjar

Banjar sendiri merupakan salah satu dari suku yang umumnya berada di kawasan dan juga berada di Provinsi Kalimantan Selatan. Suku Banjar sendiri biasanya juga dikenal dengan sebutan jumlah dan juga penduduknya yang bahkan mencapai angka 4, 1 juta jiwa di indonesia. Dari jumlah tersebut sendiri, populasi yang sekitar 2,7 juta jiwa dimana suku tersebut yang tinggal di kawasan Kalimantan selatan, sedangkan untuk sisanya suku ini juga hidup di daerah perantauan. Suku banjar sendiri terkenal dengan beberapa hal seperti halnya pakaian dan juga tradisinta.

6. Suku Dayak

Suku Dayak sendiri adalah merupakan salah satu dari beberapa macam suku yang asalnya adalah dari Kalimantan. Namun, selain adanya suku Dayak, Kalimantan Barat sendiri juga dikenal sebagai salah satu tempat dengan berbagai jenis suku bangsa lainnya yang berada di wilayah tersebut. Sementara itu, suku dayak sendiri juga dikenal sebagai salah satu suku bangsa yang berasal dari pedalam pulau Kalimanatan secara keseluruhan. Suku dayak sendiri dikenal dengan salah satu suku dengan warisan magis yang kuat dan hal ini sudah sangat umum sekali di ketahui di seluruh indonesia. Berbagai ilmu dan spiritual sendiri juga menjadi salah satu ciri khas dari adat dan juga kebiasan yang ada di suku tersebut.

Macam Suku di Pulau Sumatera

7. Suku Minangkabau

Suku Minangkabau sendiri adalah salah satu suku yang umumnya berada di kawasan Sumatra Barat. Suku Minangkabau sendiri seiring juga disebut sebagai suku minang yang dimana sesuai dengan kediaman suku tersebut memiliki sistem kekerabatan secara material. Suku minangkabau sendiri juga dikenal sebagai salah satu suku yang juga dikenal juga dengan gemar berjualan. Suku minang juga terkenal dengan beberapa makanan khasnya yang menjadi salah satu dari icon wilayah mereka.

8. Suku Melayu

Suku Melayu sendiri dikenal sebagai salah satu suku yang juga berada di indonesia yang dimana suku ini berada di kawasan Provinsi Bangka Belitung dan selain itu juga dari berbagai suku-suku lainnya, seperti halnya juga suku jawa, suku banjar, Bugis, Madura, Sunda, Banten, Palembang, Aceh, Manado, dan juga suku serta Maluku.
Sementara itu juga suku melayu memiliki nama yang berasal dari kerasaab Malaya yang mana kerajaan tersebut juga dikenal sebagai sebuah kerajaan yang berada pada kawasan yang tepatnya di sekitar Sungai Batang Hari.
Sedangkan untuk penggunaan kata Melayu sendiri umumnya terus meluas dan digunakan hingga ke luar Sumatera dan juga mengikuti pada sebuah teritori imperium dari kerajaan Sriwijaya hingga pada akhirnya berkembang menuju Jawa lalu Kalimantan, serta ke Semenanjung Malaya.

Itulah beberapa suku yang ada di indonesia, sebagai perwujudan dari pluralitas dimana penting untuk saling menghargai berbagai macam suku yang ada di indonesia. Karena indonesia sendiri negara yang kaya dengan banyaknya suku dan juga kebudayan sebagai salah satu identitas bangsa yang sudah pasti harus kita jaga dan lestarikan. Semoga dengan adanya informasi di atas anda dapat mengetahui keunikan dan juga keberagaman antar suku yang ada di indonesia.Terimakasih.

Apakah Contoh Ini Menunjukan Jelas Mengenai Masyarakat Pluralis ?

Indonesia ini menjadi salah satu Negara yang terkenaql dengan Pluralisme, atau juga bisa dikatakan Majemuk yang Multikultural juga. Namun, lebih kepada Pluralismenya. Nah disini, Pluralisme itu sendiri ialah diambil langsung dari kata Plural atau berarti “ Jamak ( banyak ) “. Dimana Pluralisme itu sendiri adalah sautu keadaan atau sebuah sikap yang dimana lebih mengedepankan sikap Toleransi dari berbagai keragaman Etnik dan juga kelompok yang memiliki keberagaman budaya di dalam suatu Negara yang biasanya mencakup wilayah-wilayah di dalamnya.

Kita tahu betul, Indonesia ini menjadi negara yang banyak sekali keberagaman suku, budaya, agama, ras , serta adat istiadatnya. Untuk menciptakan agar tidak terjadinya sebuah konflik yang nyata terhadap msyarakat, maka sangat dibutuhkannya bagi kalian sebuah toleransi yang sangat tinggi.

Dan disinilah hal seperti sikap pluralisme pun harus bisa dimiliki, dikenalkan serta di kembangkan sejak usia dini. Cara pengembangannya melalui media seperti apa ?.. yakni bisa dikembangkan langsung dengan media pendidikan pluralisme yang diadakan di sekolah-sekolah. Melalui sebuah pendidikan kita bisa dengan mudah mendapatkan Informasi serta bisa juga memberikan pengetahuan dengan cara yang terarah, terkonsep dan juga bisa di terima dengan baik. Konsep sederhana yang dimiliki oleh sikap Pluralisme ini ialah dengan saling menghormati dan juga menghargai adanya sebuah perbedaan-perbedaan yang dimiliki oleh orang lainnya.

Nah disini biar mempermudah kalian, maka setidaknya akan kita beri tahukan bebrapa contoh dari Masyarakat Pluralisme yang ada di Indonesia ini sendiri.

Contoh Masyarakat Pluralisme Yang Ada Di Indonesia

  • Terdapat Konflik Etnis

Saat Indonesia Merdeka, berbagai macam catatan konflik ini akan terjadi di sebuah daerah yang memang sudah banyak sekali terdengar oleh publik. Yakni konflik yang masih membekas adalah konflik SARA diantara suku Dayak dengan Warga Madura yang berad di wilayah Kalimantan Tengah. kurang lebih dari adanya konflik ini sudah menewaskan 315 dari Etnis Madura. Konflik ini sendiri di dasari langsung dengan adanya sikap 2 pejabat yakni ; Fedlik dan juga Lewis yang waktu itu menjabat di Dinas Kehutanan dan juga Kantor Beppeda yang dimana ,mereka ini merencanakan untuk melaksanakan pembatalan pelantikan 10 pejabat Eselom l, hingga lll dikarenakan beragama Islam.

Dari adanya perbedaan etnik serta ras ini juga bisa di lihat dari banyaknya orang-orang berdarah Cina, Arab, Pakistan serta Amerika yang tinggal di Indonesia. Kita mengetahui betul, dengan adanya perbedaan ini bisa terlihat pada perbedaan fisiknya. Dimana orang-orang tersebut memiliki warna kulita yang putih, kuning dan juga hitam. Kita pun juga tidak akan pernah luput dari banyaknya bahasa-bahasa yang di gunakan oleh beberapa daerah yang ada di Indonesia. Misalnya saja ada bahasa Papua Barat ( Wilayah Timur ) ada juga pulau Jawa ( Wilayah Barat ), dan beberapa wilayah lainnya seperti ACEH, Ambon, NTT, NTB, dan wilayah lainnya yang melingkupi.

Selain dari bahasa juga, ada beberapa pakaian Tradisionalnya, lalu makanan dan juga minuman yang biasa orang-orang wilayah ini konsumsi.

  • Terdapat Kelompok Etnik Jawa Timur pada Era Otonom Daerah

Jika berbicara etnik Jawa, maka kali ini akan memperbahas mengenai Etnik dari Jawa Timur. Dimana, topik utam yang sangat menarik pas mengetahui Jawaq Timur Etniknya berada dalam era Otonomi Daerah. Jels saja, hal ini memang dilandasi oleh beberapa faktor yang ada.

~ Mengetahui adanya propinsi Jawa Timur yakni salah satu Provinsi yang memiliki keberagaman etnik budaya masyarakatnya yang sangatlah luas.

~ kenyataannya, etnik dan juga budaya masyarakat yang luas dan beragam inilah yang menjadi alasan dasar dalam pembangunan yang sangatlah penting.

~ Terdiri dari beberapa kelompok etnik saja yang memang memiliki kesetaraan akses di dalam memproses aspek politik dan juga ekonomi daerahnya pada masa orde baru ini.

~ banyak sudah pandangan ahli yang dipatahkan langsung oleh adanya penghapusan persoalan etnis melalui sebuah pembangunan kemajuan ekonomi dan juga sistem politiknya.

~ terdapat implikasi era otonomi daerah yang memang ebrad pad pengakuan negara terhadap contoh pluralisme yang ada di dalam masyarakat dalam berbagai keberagaman etnik dan budaya tersebut.

  • Terdapat Pluraslisme di Dalam Media

Dengan adanya keberagaman berbagai suku daerah yang ada dan terdiri langsung dari banyaknya budaya yang sangat beragam inilaj, media juga menjadi salah satu aspek yang paling penting dan tak akan mungkin terkalahkan dari adanya kemajuan dan juga perkembangan pluralisme itu sendiri. Nah, di dalam segi media sendiri, Pluralisme itu merupakan alat penyiaran Informasi yang emmiliki kewewenangan secara bebas dan juga merdeka. Kalimat ini memiliki arti lengkapnya “ Telah diakui oleh Negara dan juga masyarakat Indonesia “. Dimana, sudah pasti akan berjalan sesuai dengan hukum yang sebagai mestinya sudah dijalankan oleh negara ini.

  • Di Dalam Pendidikan

Selain Pluralisme, Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang memiliki multikultural yang nyata. Yang dimana memiliki arti jelas pada kepemilikan ciri khas tersendiri yang memang berbeda dengan deaerah yang lainnya. dampak dari adanya kepositifan keberagaman budaya memang betul adanya, yang nanti akan berbeda dari daerah satu dengan daerah yang lainnya. ada suatu pendidikan pluralisme yang ada di Indonesia ini yang benar-benar terlihat dari Suku, Ras, agama, serta kebudayaannya. Yang akan ikut menimbulkan suatu nilai-nilai keterbukaan dan juga dialog bagi penerus bangsa. Terkhusus lagi bagi anak mdua yang ada.

Pendidikan ini dimaksudkan sebagai peningkatan pemahaman mengenai betapa luasnya perbedaan etnis, budaya dan juga agama yang memang memiliki tujuan serta rasa kemanusiaan yang muncul di sana.

  • Kebudayaan Di Dalam Sikap Pluralisme

Berbagai amcam kebudayaan ini juga menjadi salah satu penyebab terbesar yang sering kali akan memicu timbulnya konflik yang ada di Indonesia. Ini menjadei salah satu faktor penghalang utama bagi pemicu masalah di slam suatu kelompok etnik yang dimana, kelompok ini lalai di dalam menghargai berbagai perbedaan yang jelas sekali ada. Dan hal inilah yang nantinya bisa menimbulkan adanya sebuah persaingan dan menganggap bahwa etnik yang dimilikinya itu menjadi etnik terbaik di banding dengan etnik lainnya yang berada di suatu wilayah yang sama.

Dengan nantinya kalian memahami adanya kebudayaan yang pluralisme ini, kalian juga bisa memperkecil konflik yang sewaktu-waktu akan timbul nantinya. Masyarakat etnik umumnya bisa diajak untuk memberikan tanggapan terhadap lingkungan. Sosial dan juga sekitar dalam membuka sebuah kesempatan yang seluas-luasnya.

Kebudayaan yang biasanya masuk ini akan disaring telebih dahulu, mana kebudayaan yang masish bisa untik di pertahankan dan mana kebudayaan yang seharusnya di buang jauh-jauh. Dan tahap selanjutnya tinggal menerima saja antar etnik yang saling berdekatan ini.

Itu tadi beberapa contoh Pluralisme di dalam masyarakat Indonesia. Semoga kalian semua bisa mengetahui dan menyadari bahwasannya sikap toleransi untuk menyambut berbagai etnik yang ada di Negara ini akan semakin berkembang dengan baik.

Indonesia Ini Etnik Majemuk, Pluralis, Atau Multikultural ?

Jika berbicara mengenai Etnik dari suatu bangsa, mungkin akan lebih dominan ke negara Indonesia ya guys. Dimana Indonesia ini menjadi salah satu negara yang multikultural juga. Beraneka ragam tetapi masih dengan satu tujuan yang sama, itulah Indonesia. pendapat yang lansgung diutarakan oleh  S,Furnivall bahwasannya masyarakat majemuk sendiri adalah sautu masyaralat yang terdiri dari 2 / juga lebih elemen yang hidup dengan sendiri-sendiri, tanpa pembauran di lingkungan maupun politiknya. Nah, jika dilihat dari penjelasan ini, apakah Indonesia ini memiliki masyarakat dengan ciri-ciri berikut ?…

Jika Clifford Geertz sendiri mengemukakan pendapatnya bahwa masyarakat yang majemuk ini masyarakat yang telah terbagikan kedalam subsistem yang kurang lebihnya berdiri secara masing-masing yang terikat oleh ikatan primordial yang ada. Coba telisik apa kata Nasikun, dimana masyarakat Majemuk itu masyarakat yang memang strukturalnya memiliki subkebudayaan yang sifatnya deserve dengan ditandai kurang berkembangnya sistem nilai yang telah disepakati oleh seluruh anggota masyarakat dan juga sistem nilainya di lihat dari kesatuan sosialnya serta dihitung dari kemunculan konflik sosialnya.

Jadi sebeanrnya, Indonesia ini lebih condong ke Etnik Majemuk kah, atau condong ke etnik Plurasinya, bahkan bisa jadi ke arah Multikultural karena adanya sub kebudayaan yang banyak menyebar di Indonesia ini.

Ketahuilah Jenis Masyarakat Yang Majemuk

Jika dilihat dari sudut pandang konfigurasi serta komunitas etnisnya, maka bisa dijabarkan seperti :

  • Masyarakat ini akan jauh lebih berkompetisis dengan seimbang, yang dimaksudkan ialah terdiri atas sejumlah komunitas atau juga kelompok etnis yang memiliki kekuatan sangat kompetitif seimbang.
  • Dilihat dari mayoritas yang mendominan, maka akan terbentuklah masyarakat ini dari sejumlah komunitas atau kelompok etnis dengan tidak seimbangnya kompetitif.
  • Dilihat dari masyarakat yang minoritas mendominan, dalam artian sama saja dengan kedua hal tadi. Hanya saja, memiliki kekuatan yang kompetitif diatas yang lainnya sehingga akan lebih mendominasi ke arah politik dan ekonominya.

Struktur Yang Menjadikan Masyarakat Itu Majemuk

Masyarakat Indonesia dengan jelas masuk kedalam masyarakat yang Majemuk dengan ditandainya struktur :

  • Horizontal = adanya sebuah kesatuan sosial yang langsung berdasarkan pada perbedaan sukunya bangsanya, agamanya, adat dan juga istiadatnya, dan juga perbedaan pada tiap daaerahnya.
  • Vertical = bisa dilihat langsung mengenai perbedaan vertical diantara lapisan atas dengan bawah yang cukup mendalam.

Dan yang sangat kental menjadi salah satu ciri dari masyarakat Indonesia ini terlihat secara garis besar yang Horizontalnya. Dimana, terdapat perbedaan suku bangsa yang jelas, adat istiadat juga jelas berbeda, agama sangat beragam dengan terdiri ari 6 agama yang sudah di akui di Indonesia ini dll.

Selain itu juga didukung lebih lengkap lagi mengenai sebuah karakteristik yang mendalam dari masyarakat yang majemuk ini. seperti halnya kata Pierre L. Van den Berghe yang menyebutkan setidaknya telah terjadi suatu segementasi kedalam kelompok-kelompok yang memang sudah seringkali memiliki subkebudayaan yang akan berbeda satu sama lainnya. selain itu juga  terdapat struktur sosial yang terbagi kedalam lembaga yang non-komplementer, relatif sering sekali mengalami konflik-konflik diantara kelompok satu dengan kelompok lainnya yang bersifat sangat dasar, dan masih banyak lagi lainnya.

Masalah konfigurasi Yang Terjadi, Apakah Termasuk Juga ?

Yap, dalam masyarakat majemuk juga nantinya akan terdapat konfigurasi etnisnya. Dimana meliputi akan masyarakat majemuk dengan kompetisi yang seimbang, mayoritas dominan, minoritas dominan, serta fragmentasi. Jika sebelumnya ini sudah diberitahukan mengenai ke 3 kemajemukan konfigfurasi etnis ini, maka yang harus kalian ketahui hanyalah yang Fragmentasinya saja.

Dimana, masyarakat majemuk ini terdiri atas besarnya kelompok etnik yang beranggotakan kecil dan juga tidak adanya satupun anggota memiliki posisi politik yang lebih dominan di dalam masyarakatnya.

Majemuk Sudah, Lalu Masalah Terjadinya Pluralis Di Masyarakat Bagimana ?

Terjadinya suatu masalah pasti akan ada sebab dan akibatnya. Api tidak mungkin muncul , jika tidak ada bahan yang terbakarkan. Maka, sebab terjadinya masyarakat pluralitas ini sendiri memiliki faktor mendasar yakni.

# Faktor Umum

Berdasarkan atas geografiknya. Kurang lebih ada 3 ribu pulau lebih yang dimana sudah tersebarkan sepanjang equator dengan beribu-ribu mil dari timur ke barat, dan juga dari utara ke selatan. Ini yang menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya pluralitas suku bangsa yang menyebar di Indonesia ini.

# Faktor Pendaping

Faktor ini sendiri di lihat dari terletaknya antara 2 Samudera. Yakni 2 samudera Pasifik dan juga Samudera Indonesia. Hal ini yang menjadikan lalu lintas pedagangan yang skala International melewati Indonesia terlebih dahulu. Bahakan, dari beberapa negara sudah mulai berdagang di Indonesia ini. sebut saja negara Cina yang mendominasi prdagangan International di Indonesia ini.

# Faktor Penutup

Pengaruh akan adanya sebuah Iklim di Negara Indonesia ini. di berbagai kepulauan di Indonesia, walau hanya ada musim hujan dan panas saja. Namun, waktu keberlangsungan tersebut akan berbeda di setiap wilayahnya. Hal ini sangat sering terjadi di Indonesia ini. dimana, ketika Kota A sedang mngelami Hujan Besar maka di Kota B hanya berawan saja dan Kota C akan mengalami panas terik matahari. Dari iklim inilah terciptakan Lingkungan yang sangat Ekologis yang bisa kalian temui di Pulau Jawa dan juga Bali dengan pertaniannya yang basah. Dan banyaknya ladang di luar pulau Jawa.

Multikulturalismenya Bagimana ? Apakah Memilik Perbedaan Juga ?

Untuk masalah Multikultural atau lisme ini memang memiliki perbedaan juga. Dimana perbedaannya itu terdapat pada masyarakat yang majemuk. Sebenarnya jika dilihat dari segi perbukuan, Masyarakat Majemuk ini akan sama dengan Masyarakat Multikultural. Hal ini sudah terkonsepkan oleh para tokoh yang dimana Masyarakat majemuk itu sendiri merupakan salah satu dasar dari terbentuknya masyarakat Yang Multikultural atau lisme.

Jika pintar belum tentu cerdas, maka cerdas sudah pasti pintar. Begitupun teori dari keduanya ini. dimana, masyarakat yang Multikultural itu sendiri sudah pasti majemuk. Jika dijabarkan kurang lebihnya seperti ini :

# Masyarakat Majemuk : yakni masyarakat yang sudah jelas terlihat dari berbagai macam perbedaannya antara ekonomi, ras, suku bangsa, agama yang dianut, dan kebudayaan yang dimiliki oleh suatu wilayah itu sendiri. Yang didalamnya masih rentan sekali akan konflik-konflik sosial yang amsih sering timbul pada realistas sosial yang lainnya.

# Masyarakat Multikultural : suatu kondisi dari masyarakat yang majemuk dan telah mencapai sebuah keteraturan dan juga keharmonisan di dalam masyarakatnya. Nah, pada masyarakat ini bisa dilihat dari banyaknya diferensiasi sosial masyarakat yang telah terciptakan untuk saling menghargai, dengan meilhat kesederajatan dan juga memiliki nilai kesadarn tanggung jawab sebagai satu kesatuan yang nantinya harmonis.

Jadi, pada dasarnya, Indonesia ini lebih unggul dikatakan di dalam etnik yang Majemuknya, Pluralismenya, atau malah ke Multikulturalisnya ?… kalau mimin rasa, condong kearah Majemuk dan Pluraslisnya. Masalah multikulturalisme ini, mengikuti adanya masyarakat yang majemuk itu sendiri.

Seperti Inikah Indonesia Dengan Etnik Pluralistik ?

Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat beragam akan kebudayaan, suku, agama, serta ras yang dimiliki oleh setiap orang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. dimaan hal ini sudah bisa diyakini akan terjadi oleh bangsa Indonesia itu sendiri. Dengan negara yang terdiri dari sekian banyaknya pulau, yang bisa dikatakan hingga beribu-ribu pulau di miliki oelh negara Indonesia ini. namun, tidak hanya itu saja, bahwasannya yang membantuk dan mempengaruhi adanya etnik pluralisme ini karena dilandaasi adanya kesatuan jiwa, nasib bersama-sama, serta kehendak untuk menuju cita-cita menjadi satu.

Bangsa Indonesia ini sendiri bukanlah merupakan suatu bangsa yang terdiri dari satu golongan saja, melainkan terdiri dari banyaknya golongan. Maka dari itu, bangasa kita ini dikenal sebagai negara yang Pluralistik. Karakteristik yang didapatkan dari suatu bangsa yang kaya akan pluralistiknya ini sendiri ialah :

  • Memiliki kondisi wilayah yang berbentuk kepulauan , maak di sbeutlah negara kepulauan.
  • Memiliki letak diantara 2 benua yaitu Asia dengan Australia dan juga 2 samudera yakni Indonesia dengan Pasifik.
  • Keadaan Iklim serta cuaca lainnya lah yang bisa mempengaruhi kesuburan tanah yang ditempati oleh masyarakat yang ada di indonesia ini.

Dari sisni bisa kita lihat, bahwasannya Pluralistik dari bangsa terbentul atas unsur Primodal seperti suatu ras, budaya, agama, abahsa hingga tradisi yang dimiliki oleh bangsa tersebut. tapi bukan berarti dari unsur ini barulah terbentuk negara yang pluralistik. Melainkan dari adanya satu nasib dan satu cita-cita dari bangsa Indonesia itu sendiri.

Faktor Yang Mendasari Masyarakat Pluralistik / Majemuk

Bisa dikatakan dalam hal ini, masyarakat Indonesia masuk kedlam negara yang Multikultural terbesar yang ada di Indonesia. Maka dari itu. Banyak sekali yang menyebut negara kita Ini adalah negara yang Pluralistik ataupun Majemuk. Dalam artian luas seperti Multikultural. Dimana masyarakat multikultural ini terdiri dari berbagai macam jenis kebudayaan yang beragam , suku yang bermacam-macam, dan sudah pasti akan berbeda satu sama lainnya.

Masyarakat yang multikultural inilah menjadi salah satu masyarakat yang terjadi karena adanya kemajemukan suatu suku terhadap bangsa, ras, agama ataupun etnis kesatuan yang ada. Nah, dari sini tentu sja dong, ada beberapa faktor yang melandasi itu semuanya. dilansir dari salah satu media menyebutkan bahwasannya, faktor ini terjadi karena adanya faktor :

# Faktor Dalam Sejarahnya

Di indonesia ini kental akan sejarah panjang dari bangsa itu sendiri. Dimana faktor ini bisa langsung dilandasi dari adanya sebuah sumber daya alam yang melimpah. Terutama sekali mengenai remaph-rempah yang dimiliki oleh Indonesia ini tidak ada habisnya. Karena, orang Indonesia menyukai hal bercocok tanam sekaligus membudidayakan hasil apa saja yang dimiliki oleh bangsa ini.

Maka dari itulah, banyak terjadi penjajahan oleh bangsa luar. Sebut saja Portugis, Belanda, Inggris, dan juga Jepang menjajah Indonesia demi rempah-rempah yang dimiliki oleh Indonesia bisa dimiliki sepenuhnya oleh negara tersebut. dan dari sinilah, banyak sudah mereka menikahi penduduk lokal di Indonesia ini dalam jangka waktu yang lama sehingga menciptakan suatu kondisi yang menambah banyaknya kekayaan budaya serta budaya dan juga ras yang ada di Indonesia.

# Faktor Pengaruh Kebudayaan Asing

Dimana dalam hal ini, masyarakat dengan mudah sekali menerima datangnaya kebudayaan  yang datang dari luar masuk ke negara kita dan seringlah dari sini terjadi suatu benturan kebudayaan asing dengan kebudayaan lokal yang kita miliki. Misalnya saja, di indonesia sendiri juga memiliki kultural ke Timur Tengahan. Ini dilandasi oleh adanya perpaduan kebudayaan bangsa sana yang masuk ke negara Indonesia melalui sebuah aliran Agama dan langsung saja diterima baik oleh Bangsa Indonesia ( yang meamng mayoritasnya adalah Muslim ).

Dengan masuknya kebudayaan asing ini dinilai untuk memperkaya budaya dan juga membuat masyarakat Indonesia lebih multikultural lagi.

# Faktor Geografis

Selain kedua faktor tersebut, Indonesia sendiri di dukung dengan adanya Letak Geografisnya. Dimana letak ini sendiri memberikan suatu ke strategisan. Dengan adanya benua Asia dan juga Australia. Yang di hubungkan langsung dengan 2 samudera lainnya yakni samudera Indonesia dengan samudera Pasifik. Sehingga menjadikan Indonesia sebagai letak yang strategi sebagai jalur perdagangan yang berskala Internasional.

Sebagai salah satu jalur pedagangan, sudah pasti dong negara-negara asing akan melewatinya dan juga berhenti untuk mengunjungi jalur tersebut. dimana, jalur ini dituju sebagai salah satu tempat berdagang oleh sebagian negara ( Cina, India, Arab serta negara-negara di kawasan Eropa ).

Kondisi inilah yang makin menjadikan negara Indonesia itu lebih makmur, makmur dan jaya mengenai kebudayaan yang dimiliki. Sudah pasti dong kekayaan kebudyaan yang dimiliki oleh oleh Indonesia menjadi banyak dan mulailah tercipta masyarakat yang Pluralistik atau multikultural ini.

# Faktor Fisik, geologi, serta Iklim

Jika kalian bisa lihat dari struktur geologinya, maka Negara Indonesia ini akan terletak dari 3 lempeng yang berbeda satu sma lain yakni 2A 1P -> Asia dan Australia, lalu Pasifik. Kondisi inilah yang dinilai bisa menjadikan bangsa Indonesia menjadi sebuah negara yang memiliki kepulauan dan juga memiliki beberapa tipe golongan. Seperti golongan : Tipe Asiatis, peralihan, dan Australis. dari sinilah bisa kalian tahu, kepulauan baru ada atau tercipta, yang dimana membuat kehidupan bermasyarakatnya juga berdea nantinya. mengikuti juga dari sikon Pulau tersebut. dengan ini bisa dilihat berarti bentuk fisdik dari Negara Indonesia itu bagus luar maupun dalamnya.

Mengenai Iklim. Ternyata membawa pengaruh yang penting juga untuk sebuah keberagaman kebudayaan di Indonesia. Bisa langsung saja kalian ambil contoh yakni : orang yang memang tinggal di daerah pegunungan dengan memiliki sebuah iklim yang sejuk dengan membentuk kebudayaan masyarakat yang ramh-ramah dan juga sterill ( dalam artian , bersih belum terkontaminasi oleh pengaruh kebudayaan kota yang mencakup kebudayaan Internasional dengan Lokal ).

Ciri-Ciri Mendasar Dari Masyarakat Majemuk

Dari setiap negra, pastinya akan memiliki sebuah ciri-ciri mengenai masyarakat yang mendiami negara tersebut. termasuk inikah yang memang di miliki oleh negara yang lainnya juga  ? ..

  • Memiliki struktur dengan budaya yang lebih dari 1 ( sangat beragam adanya ).
  • Nilai dasar ini menjadi salah satu kesepakatan bersama dan akan sulit nantinya untuk berkembang.
  • Terjadi konflik sudah akan sangat sering, apalagi yang berbau akan Sara. Akan banyak nantinya di temui.
  • Mengenai struktur sosialnya, bisa kalian lihat akan besifat pada non komplementer bukan pada komplementernya.
  • Mengenai suatu proses Integrasi, akan jauh lebih lambar jika dilihat dari cara keberlangsungannya.
  • Dan yang paling sering terjadi dan menjadi ciri utamanya ialah terjadinya dominasi ekonomi, politik dan juga sosial budaya.

Kira-kira seperti inilah bentukan masyarakat Indonesia yang beretnik Pluralistik, Majemuk atau bisa dikatakan Multikultural. Hanya saja tinggal melengkapi rasa toleransi, bisa menjadi pelengkap utama adanya etnik pluralistik itu sendiri nantinya di indonesia.