Apakah Contoh Ini Menunjukan Jelas Mengenai Masyarakat Pluralis ?

Indonesia ini menjadi salah satu Negara yang terkenaql dengan Pluralisme, atau juga bisa dikatakan Majemuk yang Multikultural juga. Namun, lebih kepada Pluralismenya. Nah disini, Pluralisme itu sendiri ialah diambil langsung dari kata Plural atau berarti “ Jamak ( banyak ) “. Dimana Pluralisme itu sendiri adalah sautu keadaan atau sebuah sikap yang dimana lebih mengedepankan sikap Toleransi dari berbagai keragaman Etnik dan juga kelompok yang memiliki keberagaman budaya di dalam suatu Negara yang biasanya mencakup wilayah-wilayah di dalamnya.

Kita tahu betul, Indonesia ini menjadi negara yang banyak sekali keberagaman suku, budaya, agama, ras , serta adat istiadatnya. Untuk menciptakan agar tidak terjadinya sebuah konflik yang nyata terhadap msyarakat, maka sangat dibutuhkannya bagi kalian sebuah toleransi yang sangat tinggi.

Dan disinilah hal seperti sikap pluralisme pun harus bisa dimiliki, dikenalkan serta di kembangkan sejak usia dini. Cara pengembangannya melalui media seperti apa ?.. yakni bisa dikembangkan langsung dengan media pendidikan pluralisme yang diadakan di sekolah-sekolah. Melalui sebuah pendidikan kita bisa dengan mudah mendapatkan Informasi serta bisa juga memberikan pengetahuan dengan cara yang terarah, terkonsep dan juga bisa di terima dengan baik. Konsep sederhana yang dimiliki oleh sikap Pluralisme ini ialah dengan saling menghormati dan juga menghargai adanya sebuah perbedaan-perbedaan yang dimiliki oleh orang lainnya.

Nah disini biar mempermudah kalian, maka setidaknya akan kita beri tahukan bebrapa contoh dari Masyarakat Pluralisme yang ada di Indonesia ini sendiri.

Contoh Masyarakat Pluralisme Yang Ada Di Indonesia

  • Terdapat Konflik Etnis

Saat Indonesia Merdeka, berbagai macam catatan konflik ini akan terjadi di sebuah daerah yang memang sudah banyak sekali terdengar oleh publik. Yakni konflik yang masih membekas adalah konflik SARA diantara suku Dayak dengan Warga Madura yang berad di wilayah Kalimantan Tengah. kurang lebih dari adanya konflik ini sudah menewaskan 315 dari Etnis Madura. Konflik ini sendiri di dasari langsung dengan adanya sikap 2 pejabat yakni ; Fedlik dan juga Lewis yang waktu itu menjabat di Dinas Kehutanan dan juga Kantor Beppeda yang dimana ,mereka ini merencanakan untuk melaksanakan pembatalan pelantikan 10 pejabat Eselom l, hingga lll dikarenakan beragama Islam.

Dari adanya perbedaan etnik serta ras ini juga bisa di lihat dari banyaknya orang-orang berdarah Cina, Arab, Pakistan serta Amerika yang tinggal di Indonesia. Kita mengetahui betul, dengan adanya perbedaan ini bisa terlihat pada perbedaan fisiknya. Dimana orang-orang tersebut memiliki warna kulita yang putih, kuning dan juga hitam. Kita pun juga tidak akan pernah luput dari banyaknya bahasa-bahasa yang di gunakan oleh beberapa daerah yang ada di Indonesia. Misalnya saja ada bahasa Papua Barat ( Wilayah Timur ) ada juga pulau Jawa ( Wilayah Barat ), dan beberapa wilayah lainnya seperti ACEH, Ambon, NTT, NTB, dan wilayah lainnya yang melingkupi.

Selain dari bahasa juga, ada beberapa pakaian Tradisionalnya, lalu makanan dan juga minuman yang biasa orang-orang wilayah ini konsumsi.

  • Terdapat Kelompok Etnik Jawa Timur pada Era Otonom Daerah

Jika berbicara etnik Jawa, maka kali ini akan memperbahas mengenai Etnik dari Jawa Timur. Dimana, topik utam yang sangat menarik pas mengetahui Jawaq Timur Etniknya berada dalam era Otonomi Daerah. Jels saja, hal ini memang dilandasi oleh beberapa faktor yang ada.

~ Mengetahui adanya propinsi Jawa Timur yakni salah satu Provinsi Sbobet88 yang memiliki keberagaman etnik budaya masyarakatnya yang sangatlah luas.

~ kenyataannya, etnik dan juga budaya masyarakat yang luas dan beragam inilah yang menjadi alasan dasar dalam pembangunan yang sangatlah penting.

~ Terdiri dari beberapa kelompok etnik saja yang memang memiliki kesetaraan akses di dalam memproses aspek politik dan juga ekonomi daerahnya pada masa orde baru ini.

~ banyak sudah pandangan ahli yang dipatahkan langsung oleh adanya penghapusan persoalan etnis melalui sebuah pembangunan kemajuan ekonomi dan juga sistem politiknya.

~ terdapat implikasi era otonomi daerah yang memang ebrad pad pengakuan negara terhadap contoh pluralisme yang ada di dalam masyarakat dalam berbagai keberagaman etnik dan budaya tersebut.

  • Terdapat Pluraslisme di Dalam Media

Dengan adanya keberagaman berbagai suku daerah yang ada dan terdiri langsung dari banyaknya budaya yang sangat beragam inilaj, media juga menjadi salah satu aspek yang paling penting dan tak akan mungkin terkalahkan dari adanya kemajuan dan juga perkembangan pluralisme itu sendiri. Nah, di dalam segi media sendiri, Pluralisme itu merupakan alat penyiaran Informasi yang emmiliki kewewenangan secara bebas dan juga merdeka. Kalimat ini memiliki arti lengkapnya “ Telah diakui oleh Negara dan juga masyarakat Indonesia “. Dimana, sudah pasti akan berjalan sesuai dengan hukum yang sebagai mestinya sudah dijalankan oleh negara ini.

  • Di Dalam Pendidikan

Selain Pluralisme, Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang memiliki multikultural yang nyata. Yang dimana memiliki arti jelas pada kepemilikan ciri khas tersendiri yang memang berbeda dengan deaerah yang lainnya. dampak dari adanya kepositifan keberagaman budaya memang betul adanya, yang nanti akan berbeda dari daerah satu dengan daerah yang lainnya. ada suatu pendidikan pluralisme yang ada di Indonesia ini yang benar-benar terlihat dari Suku, Ras, agama, serta kebudayaannya. Yang akan ikut menimbulkan suatu nilai-nilai keterbukaan dan juga dialog bagi penerus bangsa. Terkhusus lagi bagi anak mdua yang ada.

Pendidikan ini dimaksudkan sebagai peningkatan pemahaman mengenai betapa luasnya perbedaan etnis, budaya dan juga agama yang memang memiliki tujuan serta rasa kemanusiaan yang muncul di sana.

  • Kebudayaan Di Dalam Sikap Pluralisme

Berbagai amcam kebudayaan ini juga menjadi salah satu penyebab terbesar yang sering kali akan memicu timbulnya konflik yang ada di Indonesia. Ini menjadei salah satu faktor penghalang utama bagi pemicu masalah di slam suatu kelompok etnik yang dimana, kelompok ini lalai di dalam menghargai berbagai perbedaan yang jelas sekali ada. Dan hal inilah yang nantinya bisa menimbulkan adanya sebuah persaingan dan menganggap bahwa etnik yang dimilikinya itu menjadi etnik terbaik di banding dengan etnik lainnya yang berada di suatu wilayah yang sama.

Dengan nantinya kalian memahami adanya kebudayaan yang pluralisme ini, kalian juga bisa memperkecil konflik yang sewaktu-waktu akan timbul nantinya. Masyarakat etnik umumnya bisa diajak untuk memberikan tanggapan terhadap lingkungan. Sosial dan juga sekitar dalam membuka sebuah kesempatan yang seluas-luasnya.

Kebudayaan yang biasanya masuk ini akan disaring telebih dahulu, mana kebudayaan yang masish bisa untik di pertahankan dan mana kebudayaan yang seharusnya di buang jauh-jauh. Dan tahap selanjutnya tinggal menerima saja antar etnik yang saling berdekatan ini.

Itu tadi beberapa contoh Pluralisme di dalam masyarakat Indonesia. Semoga kalian semua bisa mengetahui dan menyadari bahwasannya sikap toleransi untuk menyambut berbagai etnik yang ada di Negara ini akan semakin berkembang dengan baik.

Indonesia Ini Etnik Majemuk, Pluralis, Atau Multikultural ?

Jika berbicara mengenai Etnik dari suatu bangsa, mungkin akan lebih dominan ke negara Indonesia ya guys. Dimana Indonesia ini menjadi salah satu negara yang multikultural juga. Beraneka ragam tetapi masih dengan satu tujuan yang sama, itulah Indonesia. pendapat yang lansgung diutarakan oleh  S,Furnivall bahwasannya masyarakat majemuk sendiri adalah sautu masyaralat yang terdiri dari 2 / juga lebih elemen yang hidup dengan sendiri-sendiri, tanpa pembauran di lingkungan maupun politiknya. Nah, jika dilihat dari penjelasan ini, apakah Indonesia ini memiliki masyarakat dengan ciri-ciri berikut ?…

Jika Clifford Geertz sendiri mengemukakan pendapatnya bahwa masyarakat yang majemuk ini masyarakat yang telah terbagikan kedalam subsistem yang kurang lebihnya berdiri secara masing-masing yang terikat oleh ikatan primordial yang ada. Coba telisik apa kata Nasikun, dimana masyarakat Majemuk itu masyarakat yang memang strukturalnya memiliki subkebudayaan yang sifatnya deserve dengan ditandai kurang berkembangnya sistem nilai yang telah disepakati oleh seluruh anggota masyarakat dan juga sistem nilainya di lihat dari kesatuan sosialnya serta dihitung dari kemunculan konflik sosialnya.

Jadi sebeanrnya, Indonesia ini lebih condong ke Etnik Majemuk kah, atau condong ke etnik Plurasinya, bahkan bisa jadi ke arah Multikultural karena adanya sub kebudayaan yang banyak menyebar di Indonesia ini.

Ketahuilah Jenis Masyarakat Yang Majemuk

Jika dilihat dari sudut pandang konfigurasi serta komunitas etnisnya, maka bisa dijabarkan seperti :

  • Masyarakat ini akan jauh lebih berkompetisis dengan seimbang, yang dimaksudkan ialah terdiri atas sejumlah komunitas atau juga kelompok etnis yang memiliki kekuatan sangat kompetitif seimbang.
  • Dilihat dari mayoritas yang mendominan, maka akan terbentuklah masyarakat ini dari sejumlah komunitas atau kelompok etnis dengan tidak seimbangnya kompetitif.
  • Dilihat dari masyarakat yang minoritas mendominan, dalam artian sama saja dengan kedua hal tadi. Hanya saja, memiliki kekuatan yang kompetitif diatas yang lainnya sehingga akan lebih mendominasi ke arah politik dan ekonominya.

Struktur Yang Menjadikan Masyarakat Itu Majemuk

Masyarakat Indonesia dengan jelas masuk kedalam masyarakat yang Majemuk dengan ditandainya struktur :

  • Horizontal = adanya sebuah kesatuan sosial yang langsung berdasarkan pada perbedaan sukunya bangsanya, agamanya, adat dan juga istiadatnya, dan juga perbedaan pada tiap daaerahnya.
  • Vertical = bisa dilihat langsung mengenai perbedaan vertical diantara lapisan atas dengan bawah yang cukup mendalam.

Dan yang sangat kental menjadi salah satu ciri dari masyarakat Indonesia ini terlihat secara garis besar yang Horizontalnya. Dimana, terdapat perbedaan suku bangsa yang jelas, adat istiadat juga jelas berbeda, agama sangat beragam dengan terdiri ari 6 agama yang sudah di akui di Indonesia ini dll.

Selain itu juga didukung lebih lengkap lagi mengenai sebuah karakteristik yang mendalam dari masyarakat yang majemuk ini. seperti halnya kata Pierre L. Van den Berghe yang menyebutkan setidaknya telah terjadi suatu segementasi kedalam kelompok-kelompok yang memang sudah seringkali memiliki subkebudayaan yang akan berbeda satu sama lainnya. selain itu juga  terdapat struktur sosial yang terbagi kedalam lembaga yang non-komplementer, relatif sering sekali mengalami konflik-konflik diantara kelompok satu dengan kelompok lainnya yang bersifat sangat dasar, dan masih banyak lagi lainnya.

Masalah konfigurasi Yang Terjadi, Apakah Termasuk Juga ?

Yap, dalam masyarakat majemuk juga nantinya akan terdapat konfigurasi etnisnya. Dimana meliputi akan masyarakat majemuk dengan kompetisi yang seimbang, mayoritas dominan, minoritas dominan, serta fragmentasi. Jika sebelumnya ini sudah diberitahukan mengenai ke 3 kemajemukan konfigfurasi etnis ini, maka yang harus kalian ketahui hanyalah yang Fragmentasinya saja.

Dimana, masyarakat majemuk ini terdiri atas besarnya kelompok etnik yang beranggotakan kecil dan juga tidak adanya satupun anggota memiliki posisi politik yang lebih dominan di dalam masyarakatnya.

Majemuk Sudah, Lalu Masalah Terjadinya Pluralis Di Masyarakat Bagimana ?

Terjadinya suatu masalah pasti akan ada sebab dan akibatnya. Api tidak mungkin muncul , jika tidak ada bahan yang terbakarkan. Maka, sebab terjadinya masyarakat pluralitas ini sendiri memiliki faktor mendasar yakni.

# Faktor Umum

Berdasarkan atas geografiknya. Kurang lebih ada 3 ribu pulau lebih yang dimana sudah tersebarkan sepanjang equator dengan beribu-ribu mil dari timur ke barat, dan juga dari utara ke selatan. Ini yang menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya pluralitas suku bangsa yang menyebar di Indonesia ini.

# Faktor Pendaping

Faktor ini sendiri di lihat dari terletaknya antara 2 Samudera. Yakni 2 samudera Pasifik dan juga Samudera Indonesia. Hal ini yang menjadikan lalu lintas pedagangan yang skala International melewati Indonesia terlebih dahulu. Bahakan, dari beberapa negara sudah mulai berdagang di Indonesia ini. sebut saja negara Cina yang mendominasi prdagangan International di Indonesia ini.

# Faktor Penutup

Pengaruh akan adanya sebuah Iklim di Negara Indonesia ini. di berbagai kepulauan di Indonesia, walau hanya ada musim hujan dan panas saja. Namun, waktu keberlangsungan tersebut akan berbeda di setiap wilayahnya. Hal ini sangat sering terjadi di Indonesia ini. dimana, ketika Kota A sedang mngelami Hujan Besar maka di Kota B hanya berawan saja dan Kota C akan mengalami panas terik matahari. Dari iklim inilah terciptakan Lingkungan yang sangat Ekologis yang bisa kalian temui di Pulau Jawa dan juga Bali dengan pertaniannya yang basah. Dan banyaknya ladang di luar pulau Jawa.

Multikulturalismenya Bagimana ? Apakah Memilik Perbedaan Juga ?

Untuk masalah Multikultural atau lisme ini memang memiliki perbedaan juga. Dimana perbedaannya itu terdapat pada masyarakat yang majemuk. Sebenarnya jika dilihat dari segi perbukuan, Masyarakat Majemuk ini akan sama dengan Masyarakat Multikultural. Hal ini sudah terkonsepkan oleh para tokoh yang dimana Masyarakat majemuk itu sendiri merupakan salah satu dasar dari terbentuknya masyarakat Yang Multikultural atau lisme.

Jika pintar belum tentu cerdas, maka cerdas sudah pasti pintar. Begitupun teori dari keduanya ini. dimana, masyarakat yang Multikultural itu sendiri sudah pasti majemuk. Jika dijabarkan kurang lebihnya seperti ini :

# Masyarakat Majemuk : yakni masyarakat yang sudah jelas terlihat dari berbagai macam perbedaannya antara ekonomi, ras, suku bangsa, agama yang dianut, dan kebudayaan yang dimiliki oleh suatu wilayah itu sendiri. Yang didalamnya masih rentan sekali akan konflik-konflik sosial yang amsih sering timbul pada realistas sosial yang lainnya.

# Masyarakat Multikultural : suatu kondisi dari masyarakat yang majemuk dan telah mencapai sebuah keteraturan dan juga keharmonisan di dalam masyarakatnya. Nah, pada masyarakat ini bisa dilihat dari banyaknya diferensiasi sosial masyarakat yang telah terciptakan untuk saling menghargai, dengan meilhat kesederajatan dan juga memiliki nilai kesadarn tanggung jawab sebagai satu kesatuan yang nantinya harmonis.

Jadi, pada dasarnya, Indonesia ini lebih unggul dikatakan di dalam etnik yang Majemuknya, Pluralismenya, atau malah ke Multikulturalisnya ?… kalau mimin rasa, condong kearah Majemuk dan Pluraslisnya. Masalah multikulturalisme ini, mengikuti adanya masyarakat yang majemuk itu sendiri.

Seperti Inikah Indonesia Dengan Etnik Pluralistik ?

Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat beragam akan kebudayaan, suku, agama, serta ras yang dimiliki oleh setiap orang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. dimaan hal ini sudah bisa diyakini akan terjadi oleh bangsa Indonesia itu sendiri. Dengan negara yang terdiri dari sekian banyaknya pulau, yang bisa dikatakan hingga beribu-ribu pulau di miliki oelh negara Indonesia ini. namun, tidak hanya itu saja, bahwasannya yang membantuk dan mempengaruhi adanya etnik pluralisme ini karena dilandaasi adanya kesatuan jiwa, nasib bersama-sama, serta kehendak untuk menuju cita-cita menjadi satu.

Bangsa Indonesia ini sendiri bukanlah merupakan suatu bangsa yang terdiri dari satu golongan saja, melainkan terdiri dari banyaknya golongan. Maka dari itu, bangasa kita ini dikenal sebagai negara yang Pluralistik. Karakteristik yang didapatkan dari suatu bangsa yang kaya akan pluralistiknya ini sendiri ialah :

  • Memiliki kondisi wilayah yang berbentuk kepulauan , maak di sbeutlah negara kepulauan.
  • Memiliki letak diantara 2 benua yaitu Asia dengan Australia dan juga 2 samudera yakni Indonesia dengan Pasifik.
  • Keadaan Iklim serta cuaca lainnya lah yang bisa mempengaruhi kesuburan tanah yang ditempati oleh masyarakat yang ada di indonesia ini.

Dari sisni bisa kita lihat, bahwasannya Pluralistik dari bangsa terbentul atas unsur Primodal seperti suatu ras, budaya, agama, abahsa hingga tradisi yang dimiliki oleh bangsa tersebut. tapi bukan berarti dari unsur ini barulah terbentuk negara yang pluralistik. Melainkan dari adanya satu nasib dan satu cita-cita dari bangsa Indonesia itu sendiri.

Faktor Yang Mendasari Masyarakat Pluralistik / Majemuk

Bisa dikatakan dalam hal ini, masyarakat Indonesia masuk kedlam negara yang Multikultural terbesar yang ada di Indonesia. Maka dari itu. Banyak sekali yang menyebut negara kita Ini adalah negara yang Pluralistik ataupun Majemuk. Dalam artian luas seperti Multikultural. Dimana masyarakat multikultural ini terdiri dari berbagai macam jenis kebudayaan yang beragam , suku yang bermacam-macam, dan sudah pasti akan berbeda satu sama lainnya.

Masyarakat yang multikultural inilah menjadi salah satu masyarakat yang terjadi karena adanya kemajemukan suatu suku terhadap bangsa, ras, agama ataupun etnis kesatuan yang ada. Nah, dari sini tentu sja dong, ada beberapa faktor yang melandasi itu semuanya. dilansir dari salah satu media menyebutkan bahwasannya, faktor ini terjadi karena adanya faktor :

# Faktor Dalam Sejarahnya

Di indonesia ini kental akan sejarah panjang dari bangsa itu sendiri. Dimana faktor ini bisa langsung dilandasi dari adanya sebuah sumber daya alam yang melimpah. Terutama sekali mengenai remaph-rempah yang dimiliki oleh Indonesia ini tidak ada habisnya. Karena, orang Indonesia menyukai hal bercocok tanam sekaligus membudidayakan hasil apa saja yang dimiliki oleh bangsa ini.

Maka dari itulah, banyak terjadi penjajahan oleh bangsa luar. Sebut saja Portugis, Belanda, Inggris, dan juga Jepang menjajah Indonesia demi rempah-rempah yang dimiliki oleh Indonesia bisa dimiliki sepenuhnya oleh negara tersebut. dan dari sinilah, banyak sudah mereka menikahi penduduk lokal di Indonesia ini dalam jangka waktu yang lama sehingga menciptakan suatu kondisi yang menambah banyaknya kekayaan budaya serta budaya dan juga ras yang ada di Indonesia.

# Faktor Pengaruh Kebudayaan Asing

Dimana dalam hal ini, masyarakat dengan mudah sekali menerima datangnaya kebudayaan  yang datang dari luar masuk ke negara kita dan seringlah dari sini terjadi suatu benturan kebudayaan asing dengan kebudayaan lokal yang kita miliki. Misalnya saja, di indonesia sendiri juga memiliki kultural ke Timur Tengahan. Ini dilandasi oleh adanya perpaduan kebudayaan bangsa sana yang masuk ke negara Indonesia melalui sebuah aliran Agama dan langsung saja diterima baik oleh Bangsa Indonesia ( yang meamng mayoritasnya adalah Muslim ).

Dengan masuknya kebudayaan asing ini dinilai untuk memperkaya budaya dan juga membuat masyarakat Indonesia lebih multikultural lagi.

# Faktor Geografis

Selain kedua faktor tersebut, Indonesia sendiri di dukung dengan adanya Letak Geografisnya. Dimana letak ini sendiri memberikan suatu ke strategisan. Dengan adanya benua Asia dan juga Australia. Yang di hubungkan langsung dengan 2 samudera lainnya yakni samudera Indonesia dengan samudera Pasifik. Sehingga menjadikan Indonesia sebagai letak yang strategi sebagai jalur perdagangan yang berskala Internasional.

Sebagai salah satu jalur pedagangan, sudah pasti dong negara-negara asing akan melewatinya dan juga berhenti untuk mengunjungi jalur tersebut. dimana, jalur ini dituju sebagai salah satu tempat berdagang oleh sebagian negara ( Cina, India, Arab serta negara-negara di kawasan Eropa ).

Kondisi inilah yang makin menjadikan negara Indonesia itu lebih makmur, makmur dan jaya mengenai kebudayaan yang dimiliki. Sudah pasti dong kekayaan kebudyaan yang dimiliki oleh oleh Indonesia menjadi banyak dan mulailah tercipta masyarakat yang Pluralistik atau multikultural ini.

# Faktor Fisik, geologi, serta Iklim

Jika kalian bisa lihat dari struktur geologinya, maka Negara Indonesia ini akan terletak dari 3 lempeng yang berbeda satu sma lain yakni 2A 1P -> Asia dan Australia, lalu Pasifik. Kondisi inilah yang dinilai bisa menjadikan bangsa Indonesia menjadi sebuah negara yang memiliki kepulauan dan juga memiliki beberapa tipe golongan. Seperti golongan : Tipe Asiatis, peralihan, dan Australis. dari sinilah bisa kalian tahu, kepulauan baru ada atau tercipta, yang dimana membuat kehidupan bermasyarakatnya juga berdea nantinya. mengikuti juga dari sikon Pulau tersebut. dengan ini bisa dilihat berarti bentuk fisdik dari Negara Indonesia itu bagus luar maupun dalamnya.

Mengenai Iklim. Ternyata membawa pengaruh yang penting juga untuk sebuah keberagaman kebudayaan di Indonesia. Bisa langsung saja kalian ambil contoh yakni : orang yang memang tinggal di daerah pegunungan dengan memiliki sebuah iklim yang sejuk dengan membentuk kebudayaan masyarakat yang ramh-ramah dan juga sterill ( dalam artian , bersih belum terkontaminasi oleh pengaruh kebudayaan kota yang mencakup kebudayaan Internasional dengan Lokal ).

Ciri-Ciri Mendasar Dari Masyarakat Majemuk

Dari setiap negra, pastinya akan memiliki sebuah ciri-ciri mengenai masyarakat yang mendiami negara tersebut. termasuk inikah yang memang di miliki oleh negara yang lainnya juga  ? ..

  • Memiliki struktur dengan budaya yang lebih dari 1 ( sangat beragam adanya ).
  • Nilai dasar ini menjadi salah satu kesepakatan bersama dan akan sulit nantinya untuk berkembang.
  • Terjadi konflik sudah akan sangat sering, apalagi yang berbau akan Sara. Akan banyak nantinya di temui.
  • Mengenai struktur sosialnya, bisa kalian lihat akan besifat pada non komplementer bukan pada komplementernya.
  • Mengenai suatu proses Integrasi, akan jauh lebih lambar jika dilihat dari cara keberlangsungannya.
  • Dan yang paling sering terjadi dan menjadi ciri utamanya ialah terjadinya dominasi ekonomi, politik dan juga sosial budaya.

Kira-kira seperti inilah bentukan masyarakat Indonesia yang beretnik Pluralistik, Majemuk atau bisa dikatakan Multikultural. Hanya saja tinggal melengkapi rasa toleransi, bisa menjadi pelengkap utama adanya etnik pluralistik itu sendiri nantinya di indonesia.